Program Kerja LPPM
Program Kerja LPPM
Program Kerja Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Studi Islam Sunan Doe Berdasarkan Roadmap 2020-2025
1. Pendahuluan dan Landasan Program Kerja
Program kerja LP2M dimulai dengan evaluasi SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengidentifikasi potensi institut, seperti kekuatan pada tenaga dosen S2 (persentase 100% di Fakultas Tarbiyah dan Tadris) dan lab fisik, tapi kelemahan pada keterbatasan dana eksternal (hanya Rp45 juta pada 2023 via Litapdimas Kemenag). Ancaman termasuk kompetisi dari universitas lain di NTB, sementara peluang datang dari otonomi daerah dan hibah nasional/internasional.
Landasan hukum mencakup UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP No. 4/2014 tentang Pendidikan Tinggi, dan RPJMN 2020-2025. Visi LP2M: "Mewujudkan tata kelola penelitian dan pengabdian yang produktif dalam mengembangkan IPTEK dan kewirausahaan berbasis nilai Islam menuju rekognisi internasional." Misi: Transformasi riset integratif, inovasi pedagogis, hilirisasi riset, pemberdayaan masyarakat, dan internasionalisasi.
Prinsip Umum Program Kerja:
-Desentralisasi dan Kompetitif
Mendorong proposal riset dari dosen/mahasiswa dengan bobot relevansi tinggi.
-Kolaborasi
Membangun jaringan dengan kampus-kampus baik negeri maupun swasta di bawah naungan Kemenag RI.
-Sustainability
Menargetkan publikasi di jurnal bereputasi (SINTA, Scopus) dan HKI (paten/HKI).
2. Garis Besar Roadmap dan Program Strategis
Roadmap dibagi menjadi dua fase: 2020-2023 (pemantapan) dan 2024-2025 (pengembangan). Sasaran utamanya adalah meningkatkan proposal riset (minimal 100 judul/tahun), publikasi (5-10 artikel/jurnal nasional/internasional), dan produk hilir (prototipe/inovasi). Indikator kinerja mencakup baseline (data 2020-2023) dan target akhir.
Indikator Kinerja Utama Program Kerja LP2M Institut Studi Islam Sunan Doe (2020-2025) Program kerja Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Studi Islam Sunan Doe menargetkan peningkatan signifikan dalam berbagai aspek penelitian dan pengabdian. Pada awal periode (2020-2023), fokusnya adalah pada pengembangan pondasi, yang tercermin dari angka baseline yang masih relatif rendah. Namun, target tersebut telah ditetapkan untuk mencapai peningkatan substansial pada tahun 2025.
Jumlah Judul Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang Mengkaji/Menerapkan Kearifan Lokal
Pada periode baseline 2020-2023, jumlah judul yang terkait dengan kearifan lokal masih bervariasi antara 0 hingga 8 judul. Ini menunjukkan bahwa fokus pada kearifan lokal belum sepenuhnya konsisten atau terdata dengan baik. Namun, LP2M menargetkan peningkatan yang tajam menjadi lebih dari 20 judul pada tahun 2025. Peningkatan ini mencerminkan komitmen untuk mengintegrasikan potensi lokal dan nilai-nilai Islam dalam kegiatan penelitian dan pengabdian.
Jumlah Publikasi pada Jurnal Nasional Terakreditasi (SINTA)
Jumlah publikasi di jurnal nasional terakreditasi SINTA selama periode 2022-2025 juga menunjukkan variasi, dengan angka tertinggi mencapai 5 judul. Ini menunjukkan adanya potensi dan ghirah publikasi ilmiah kendati belum optimal. LP2M bertujuan untuk secara signifikan meningkatkan output ini menjadi lebih dari 10 judul publikasi di jurnal SINTA pada tahun 2025, yang akan memperkuat reputasi akademik dan diseminasi hasil penelitian di tingkat nasional.
Jumlah Publikasi pada Jurnal Internasional Bereputasi
Publikasi di jurnal internasional bereputasi merupakan tantangan yang lebih besar, terbukti dari angka baseline 0-1 judul selama 2020-2023. Hal ini mengindikasikan perlunya upaya ekstra dalam peningkatan kualitas riset dan strategi publikasi. LP2M menetapkan target yang ambisius untuk mencapai lebih dari 5 judul publikasi di jurnal internasional bereputasi pada tahun 2025, sebagai langkah menuju rekognisi global.
Jumlah Hak Kekayaan Intelektual (HKI) (Registered & Granted)
Selama periode baseline 2023-2025, dosen Institut Studi Islam Sunan Doe telah memiliki 8 Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang terdaftar. Ini menunjukkan adanya semangat hilirisasi dan perlindungan hasil riset. Oleh karena itu, target yang ditetapkan telah menghasilkan lebih dari 5 judul KI (baik yang terdaftar maupun yang sudah diberikan) pada rentang tahun 2023-2025, menandakan fokus pada inovasi dan dampak praktis dari penelitian.
Jumlah Sitasi Karya Ilmiah
Jumlah sitasi karya ilmiah juga dimulai dari angka 0 pada periode baseline, yang menyoroti perlunya peningkatan visibilitas dan dampak dari publikasi. Target yang ditetapkan adalah mencapai lebih dari 50 sitasi pada tahun 2025. Peningkatan sitasi ini akan menjadi indikator penting terhadap relevansi dan kontribusi karya ilmiah dosen dan peneliti LP2M.
Jumlah Prototipe R&D
Pada periode baseline 2020-2023, belum ada prototipe Research and Development (R&D) yang tercatat. LP2M berkomitmen untuk mengembangkan lebih dari 10 judul prototipe R&D pada tahun 2025, yang menunjukkan upaya aktif dalam menghasilkan inovasi konkret dari hasil penelitian.
Jumlah Produk Inovasi/Hilir
Serupa dengan prototipe R&D, tidak ada produk inovasi atau hilir yang tercatat pada periode baseline. LP2M menargetkan penciptaan lebih dari 20 judul produk inovasi atau hilir pada tahun 2025, menggarisbawahi upaya untuk menerjemahkan hasil penelitian ke dalam produk atau jasa yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan industri. Secara keseluruhan, deskripsi ini menunjukkan bahwa program kerja LP2M Institut Studi Islam Sunan Doe didesain untuk mendorong transformasi signifikan dari kondisi awal yang masih terbatas menuju pencapaian yang lebih tinggi dalam penelitian, pengabdian, publikasi, dan inovasi, dengan fokus pada dampak dan rekognisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Program Strategis Utama:
-Peningkatan Kapasitas SDM: Pelatihan metodologi riset, workshop publikasi, dan sertifikasi dosen (target: 50 dosen terlatih/tahun).
-Pengembangan Infrastruktur: Optimalisasi lab (misalnya, Lab Kimia FTTS) dan database digital riset.
-Kolaborasi dan Hibah: Ajukan proposal ke Litapdimas Kemenag, BRIN, dan international grants (target: Rp500 juta/tahun).
-Evaluasi dan Monitoring: Review rutin triwulanan dengan SOP LP2M untuk akuntabilitas.
3. Program Kerja Kronologis Per Tahun (2020-2025)
Program dirancang iteratif, dengan fokus bertahap: 2020-2021 (pembenahan internal), 2022-2023 (aktivasi riset), 2024-2025 (skala besar dan internasional). Setiap tahun mencakup penelitian, pengabdian, dan indikator.
2020: Fondasi dan Identifikasi Masalah
-Penelitian: Fokus karakteristik siswa dan pengembangan produk berbasis riset (misalnya, materi pembelajaran inovatif). Target: 2 proposal internal, 1 publikasi SINTA.
-Pengabdian: Kolaborasi dengan UMKM lokal untuk produk berbasis riset. Target: 5 program PKM, tingkat adopsi 20%.
-Strategi: Membentuk tim riset multidisiplin; sosialisasi roadmaps ke dosen/mahasiswa. Anggaran: Rp100 juta (internal + Litapdimas).
-Indikator: 10 proposal diajukan; 50% dosen terlibat.
2021: Peningkatan Kompetensi dan Kerjasama Awal
-Penelitian: Studi kepemimpinan pendidikan dan benchmarking ke PT lain. Target: 5 proposal terapan, 2 publikasi internasional.
-Pengabdian: Program kepemimpinan guru dan kolaborasi institusi. Target: 10 peserta program, 3 kerjasama baru (misalnya, dengan Unisma Mataram).
-Strategi: Workshop metodologi riset; publikasi di 11 jurnal LP2M (Prevenire, Khidmatuna, dll.). Libatkan mahasiswa sebagai asisten.
-Indikator: 20 proposal lolos seleksi; ROI riset >Rp50 juta.
2022: Aktivasi Riset Kontemporer
-Penelitian: Isu pendidikan kontemporer dan model bisnis sosial. Target: 10 proposal pengembangan, 3 paten HKI.
-Pengabdian: Penyelesaian masalah sosial melalui riset dan bisnis sosial. Target: 15 program PKM, dampak sosial terukur (survei kepuasan 80%).
-Strategi: Pelatihan dana riset beasiswa; evaluasi keseluruhan program. Fokus tadris (Bahasa Inggris, Arab, IPA, IPS, Kimia, Perbankan Syariah).
-Indikator: 78 judul riset dosen; 100% lab terintegrasi.
2023: Evaluasi dan Skala Lanjutan
-Penelitian: Evaluasi program dan roadmap jangka panjang. Target: 15 proposal konsorsium, 4 publikasi Scopus.
-Pengabdian: Diseminasi hasil riset dan monitoring PKM. Target: 20 peserta PKM, 5 mitra pemerintah/swasta.
-Strategi: Sosialisasi hasil via seminar/konferensi; integrasi riset dengan kurikulum. Gunakan AI tools untuk analisis data.
-Indikator: 100% proposal terverifikasi; sitasi naik 50%.
2024-2025: Pengembangan dan Internasionalisasi
-Penelitian: Pelatihan metodologi, kelompok riset strategis, dan dukungan dana prestasi. Target: 20 proposal world-class research, 10 publikasi internasional.
-Pengabdian: Program berbasis potensi lokal, kemitraan, dan model inovatif. Target: 50 program PKM, 1.000 masyarakat terdampak.
-Strategi: Bangun inkubator bisnis syariah; kolaborasi internasional (misalnya, UKM Malaysia). Alokasi dana: Rp1 miliar/tahun via hibah.
-Indikator: Total 100+ judul riset; indeks reputasi LP2M naik 20% (QS World Rankings).
4. Implementasi dan Evaluasi
-Struktur LP2M: Dewan Pertimbangan (Rektor/Warek/Dekan), Ketua (M. Saleh Yahya Himni), Staf (Budiman, Fathul Hadi, Mutia Rosalina).
-Pendanaan: Utama dari Litapdimas Kemenag (target Rp500 juta/tahun); diversifikasi ke swasta/nasional. Rencana: 60% internal, 40% eksternal.
-Evaluasi: Triwulanan via survei/wawancara/data kuantitatif; revisi roadmap berdasarkan feedback. Risiko: Kurangnya partisipasi dosen—solusi: insentif publikasi.
-Manfaat: Program ini diharapkan bisa mencapai 100% dosen aktif riset, 50% publikasi bereputasi, dan kontribusi GDP melalui inovasi (estimasi: Rp1 miliar/tahun).